BRMP Sistem Perkuat Identifikasi Risiko Lingkungan dan Sosial melalui Screening ESF Program ICARE
Soppeng, 18 September 2026 — Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) melalui Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) melaksanakan Environmental and Social Framework (ESF) screening bersama kelembagaan dan petani di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRMP Sistem dalam memastikan aspek lingkungan dan sosial menjadi perhatian dalam setiap tahapan pelaksanaan Program ICARE.
Kegiatan screening ESF yang diselenggarakan oleh BRMP Sistem bertujuan memperoleh gambaran mengenai kondisi penerima manfaat, aktivitas pertanian, kondisi lingkungan, serta potensi risiko sosial dan lingkungan di tingkat lapangan. Proses screening dilakukan melalui diskusi bersama petani dan pengurus kelembagaan serta pengisian kuesioner sebagai instrumen untuk mengidentifikasi kondisi dan potensi risiko secara lebih sistematis.
Di Kecamatan Marioriawa, kegiatan dilaksanakan bersama Koperasi Tani Puncak Mario melalui koordinasi dengan ketua dan pengurus koperasi. Pembahasan mencakup kondisi kelembagaan, aktivitas pertanian, kebutuhan petani, serta berbagai aspek lingkungan dan sosial yang berkaitan dengan pelaksanaan Program ICARE.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam screening ESF meliputi karakteristik petani dan kelembagaan, kondisi serta akses terhadap lahan, aktivitas dan praktik pertanian, penggunaan pupuk dan pestisida, kesehatan dan keselamatan kerja, serta partisipasi dan inklusi kelompok penerima manfaat.
Melalui proses tersebut, BRMP Sistem dapat memperoleh informasi awal mengenai potensi risiko yang mungkin timbul dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil screening selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pendampingan serta langkah mitigasi yang sesuai dengan kondisi penerima manfaat di lapangan.
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan site facilitator sebagai bagian dari dukungan pendampingan Program ICARE di tingkat lapangan. Fasilitator berperan membantu koordinasi dengan kelembagaan petani, mendukung proses pengumpulan informasi, serta menjembatani komunikasi antara BRMP Sistem sebagai pelaksana program dengan penerima manfaat.
Keterlibatan kelembagaan petani dalam proses screening menjadi bagian penting untuk memastikan informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Melalui diskusi secara langsung, petani juga memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi, pengalaman, kebutuhan, serta kendala yang berkaitan dengan aktivitas pertanian dan lingkungan sosial di wilayahnya.
BRMP Sistem melalui Program ICARE terus mendorong pendekatan pelaksanaan program yang memperhatikan aspek lingkungan dan sosial sejak tahap awal. Dengan pelaksanaan screening ESF secara partisipatif dan dukungan pendampingan di tingkat lapangan, diharapkan pelaksanaan Program ICARE dapat berjalan secara lebih terarah, responsif terhadap kebutuhan petani, serta memperhatikan potensi risiko lingkungan dan sosial yang ada.